Kurap

Kurap adalah jenis penyakit kulit yang sering disebut dengan Tinea Corporis. Penyakit ini menyerang kulit dan menimbulkan rasa gatal yang luar biasa. Rasa gatal yang timbul biasanya tidak akan mudah ditahan untuk menggaruknya. Dengan menggaruknya secara terus menerus membuat kurap semakin lebar pada kulit.

Penyakit Kurap
Penyakit Kurap
Penyakit kurap membuat orang kehilangan rasa percaya diri. Penyakit ini juga menimbulkan bercak pada kulit menyerupai gejala yang timbul pada penyakit lupus. Bagian yang diserang beaneka ragam, beberapa tempat yang sering diserang antara lain: wajah, punggung, kulit kepala, ketiak, kaki, selangkangan dan lainnya.

Penyebab Penyakit Kurap

Penyakit kurap merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh parasit yang dikenal sebagai dermatofit yang memakan keratin. Kurap dapat menular dengan cara kontak langsung dengan manusia maupun hewan lain yang mempunyai penyakit tersebut. Selain manusia dan hewan, benda mati yang terkena parasit tersebut juga dapat menjadi media penyebaran penyakit tersebut.
untuk lebih jelasnya bisa membaca artikel Mengenal lebih dekat dengan Jamur Penyebab Penyakit Kurap

Gejala Penyakit Kurap

Berikut ini adalah gejala penyakit kurap yang sering dialami oleh penderita penyakit tersebut.

- Timbul lesi berbentuk bulat dengan pinggiran agak tinggi berisi air berwarna bening
- Rasanya sangat gatal
- Terjadi peradangan pada kulit akibat garukan
- Jika mandi akan terasa perih
- Pada udara dingin atau berkeringat rasa gatal akan timbul
- kulit bersisik

Itulah gejala-gejala yang sering terjadi sehingga jika ada gejala yang sama seperti diatas maka dapat dipastikan bahwa itu adalah penyakit kurap.

Cara Mencegah Penyakit Kurap

Penyakit ini sangat erat hubungannya dengan lingkungan yang kurang higienis. jadi kuncinya yaitu menjaga kebersihan. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit kurap adalah sebagai berikut:

1. Bersihkan tempat yang sering digunakan sehari-hari misalnya saja kamar mandi. Kamar mandi adalah tempat yang lembab yang sering dijadikan sarang oleh bibit penyakit ini.
2. Bersihkan tempat tidur baik itu sprei dan bantal
3. Pakailah pakaian yang bersih dan ganti setiap hari
4. hindari kontak langsung dengan penderita penyakit ini.
5. Jangan memakai alat yang digunakan penderita, misalnya saja handuk yang pernah digunakan oleh penderita penyakit kurap.

Itu adalah beberapa cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari penyakit kurap. Penyakit ini sangat menjengkelkan dan menimbulkan rasa yang kurang nyaman seperti penyakit panu.

Kudis

APA ITU PENYAKIT KUDIS ATAU SCABIES?

Kudis bukanlah infeksi, tetapi kutu. Tungau kecil yang disebut Sarcoptes scabiei mendirikan sarang di lapisan luar kulit manusia. Sebagai tungau liang dan bertelur di dalam kulit, kutu menyebabkan gatal tanpa henti dan bentol merah.
kutu kudis 300x203 Penyakit Kudis : Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

GEJALA PENYAKIT KUDIS

Ketika seseorang menderita penyakit kudis untuk pertama kalinya, akan memakan waktu empat sampai enam minggu untuk kulit bereaksi. Gejala yang paling umum adalah:
  • Rasa gatal, terutama pada malam hari
  • Bentol / bintil merah seperti jerawat
  • Kulit lecet atau melepuh
  • Kulit luka yang disebabkan oleh garukan
gambar infeksi kudis 300x203 Penyakit Kudis : Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

KUDIS ATAU PENYAKIT KULIT LAIN?

Pada tahap awal, identifikasi penyakit kulit kudis dapat keliru dengan kondisi kulit lainnya karena bintik bentol merah yang terlihat mirip. Gambar dibawah ini membandingkan jerawat, gigitan nyamuk, dan kudis. Apa yang membuat kudis berbeda adalah gatal tanpa henti. Gatal biasanya paling parah pada anak-anak dan orang tua.
beberapa iritasi kulit 300x203 Penyakit Kudis : Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

LIANG KUTU KUDIS

Ciri lain dari kudis adalah munculnya liang seperti jalur di kulit. Garis-garis mengangkat biasanya putih keabu-abuan atau kulit berwarna. Mereka dibuat ketika terowongan tungau betina tepat di bawah permukaan kulit. Setelah membuat liang, setiap betina akan bertelur 10 sampai 25 telur.
ciri liang kutu kudis 300x203 Penyakit Kudis : Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

DIMANA KUTU KUDIS HIDUP?

Tungau kudis dapat hidup di mana saja pada tubuh, tetapi beberapa tempat favorit mereka termasuk:
  • Antara jari-jari
  • Lipatan pergelangan tangan, siku, atau lutut
  • Sekitar pinggang dan pusar
  • Pada payudara atau alat kelamin
  • Kepala, leher, wajah, telapak tangan, dan telapak kaki pada anak-anak yang sangat muda
  • Selangkangan atau pangkal paha

DAPATKAH TUNGAU KUDIS TERLIHAT?

Kebanyakan orang dengan invasi kutu kudis hanya membawa 10 sampai 15 tungau pada waktu tertentu, dan panjang masing-masing tungau kurang dari setengah milimeter. Hal ini membuat mereka sangat sulit untuk dilihat. Dengan mata telanjang, mereka mungkin terlihat seperti titik-titik hitam kecil pada kulit. Sebuah mikroskop dapat mengidentifikasi tungau, telur, atau kotoran pada bentol / bintil merah di kulit.

BAGAIMANA PENYAKIT KUDIS DAPAT MENYEBAR?

Penyebaran kudis biasanya membutuhkan waktu yang lama, kontak kulit-ke-kulit yang memberikan waktu tungau merangkak dari satu orang ke orang lain. Barang-barang pribadi bersama, seperti tempat tidur atau handuk, mungkin bisa menjadi penyebab. Kudis dapat ditularkan dengan mudah antara anggota keluarga atau pasangan seksual. Tetapi tidak mungkin untuk menyebar melalui jabat tangan cepat atau pelukan. Tungau kudis tidak bisa melompat atau terbang, dan merangkak sangat lambat.

DAPATKAH HEWAN PELIHARAAN MENULARKAN KUTU KUDIS?

Hewan peliharaan seperti anjing dan kucing dapt menderita penyakit kudis juga. Namun, kudis anjing dan kudis kucing tidak disebabkan oleh jenis tungau yang sama yang memicu kudis manusia. Anda bisa mendapatkan tungau ketika menangani hewan peliharaan, tetapi tungau ini tidak dapat bereproduksi pada kulit manusia. Ini berarti mereka biasanya mati tanpa menimbulkan gejala serius.

KOMPLIKASI KUDIS

Gatal-gatal yang terus menerus yang disebabkan oleh kudis membuat seseorang tidak dapat menahan untuk menggaruknya. Sering menggaruk dapat membuat luka terbuka yang rentan terhadap infeksi. Infeksi kulit bakteri, seperti impetigo, adalah komplikasi yang paling umum dari kudis. Gejala mungkin termasuk berwarna merah, lecet berair. Jenis infeksi biasanya diobati dengan antibiotik.

MENDIAGNOSA PENYAKIT KUDIS

Dalam kebanyakan kasus, dokter dapat mengidentifikasi kudis didasarkan pada munculnya bintik / bentol dan deskripsi gatal Anda. Kadang-kadang luka gores kulit digunakan untuk mengkonfirmasi diagnosis. Biasanya kulit dari daerah yang terkena dikumpulkan dan menggunakan mikroskop untuk memeriksa sampel untuk tungau, telur, atau kotoran.

CARA MENGOBATI PENYAKIT KUDIS

Kudis tidak akan pergi dengan sendirinya. Hal ini hanya bisa disembuhkan dengan obat yang membunuh tungau. Pengobatan salep yang dioleskan ke daerah kulit yang terkena kudis sangat dianjurkan, dokter mungkin meresepkan pil untuk mengobati kudis. Pengobatan memakan waktu sampai tiga hari, tergantung pada obat yang digunakan. Kami merekomendasikan untuk memakai obat penyakit kudis yang ampuh untuk membunuh kutu kudis dan obat ini akan meminimalisir rasa gatal dalam masa penyembuhan sehingga penyebaran kutu kudis dapat dicegah.

MEMBERSIHKAN SARANG TUNGAU KUDIS

Tungau kudis dapat hidup  dua sampai tiga hari pada permukaan pakaian, selimut, atau handuk. Untuk memastikan tungau ini mati, cucilah setiap lembar dan pakaian yang digunakan oleh orang yang menderita kudis dalam tiga hari terakhir. Cucilah dalam air panas dan mengeringkannya di pengering panas. Item yang tidak dapat dicuci harus ditempatkan dalam kantong plastik tertutup selama tujuh hari agar kutu kudis mati.

Herpes

Herpes zoster (nama lain: shingles atau cacar ular cacar api) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster Setelah seseorang menderita cacar air, virus varicella-zoster akan menetap dalam kondisi dorman (tidak aktif atau laten) pada satu atau lebih ganglia (pusat saraf) posterior. Apabila seseorang mengalami penurunan imunitas seluler maka virus tersebut dapat aktif kembali dan menyebar melalui saraf tepi ke kulit sehingga menimbulkan penyakit herpes zoster. Di kulit, virus akan memperbanyak diri (multiplikasi) dan membentuk bintil-bintil kecil berwarna merah, berisi cairan, dan menggembung pada daerah sekitar kulit yang dilalui virus tersebut. Herper zoster cenderung menyerang orang lanjut usia dan penderita penyakitimunosupresif (sistem imun lemah) seperti penderita AIDSleukemialupus, dan limfoma.


Perkembangan ruam herpes zoster
Hari 1Hari 2Hari 5Hari 6
ShinglesDay1.JPGShinglesDay2 ed.JPGShinglesDay5 ed.JPG
ShinglesDay6 ed.JPG
Pada awal terinfeksi virus tersebut, pasien akan menderita rasa sakit seperti terbakar dan kulit menjadi sensitif selama beberapa hari hingga satu minggu. Penyebab terjadinya rasa sakit yang akut tersebut sulit dideteksi apabila ruam (bintil merah pada kulit) belum muncul. Ruam shingles mulai muncul dari lepuhan (blister) kecil di atas dasar kulit merah dengan lepuhan lainnya terus muncul dalam 3-5 hari. Lepuhan atau bintil merah akan timbul mengikuti saraf dari sumsum tulang belakang dan membentuk pola seperti pita pada area kulit. Penyebaran bintil-bintil tersebut menyerupai sinar (ray-like) yang disebut pola dermatomal. Bintil akan muncul di seluruh atau hanya sebagian jalur saraf yang terkait. Biasanya, hanya satu saraf yang terlibat, namun di beberapa kasus bisa jadi lebih dari satu saraf ikut terlibat.[5] Bintil atau lepuh akan pecah dan berair, kemudian daerah sekitarnya akan mengeras dan mulai sembuh. Gejala tersebut akan terjadi dalam selama 3-4 minggu. Pada sebagian kecil kasus, ruam tidak muncul tetapi hanya ada rasa sakit.
Pengobatan terhadap herpes zoster terdiri dari tiga hal utama yaitu pengobatan infeksi virus akut, pengobatan rasa sakit akut yang berkaitan dengan penyakit tersebut, dan pencegahan terhadap neuralgia pascaherpes. Penggunaan agen antiviral dalam kurun waktu 72 jam setelah terbentuk ruam akan mempersingkat durasi terbentuknya ruam dan meringankan rasa sakit akibat ruam tersebut. Apabila ruam telah pecah, maka penggunaan antiviral tidak efektif lagi. Contoh beberapa antiviral yang biasa digunakan untuk perawatan herpes zoster adalah AcyclovirFamciclovir, dan Valacyclovir.[8]
Untuk meringankan rasa sakit akibat herpes zoster, sering digunakan kortikosteroid oral (contoh prednisone). Sedangkan untuk mengatasi neuralgia pascaherpes digunakan analgesik (Topic agents), antidepresan trisiklik, dan antikonvulsan (antikejang). Contoh analgesik yang sering digunakan adalah krim (lotion) yang mengandung senyawa calamine, kapsaisin, dan xylocaine. Antidepresan trisiklik dapat aktif mengurangi sakit akibat neuralgia pascaherpes karena menghambat penyerapan kembali neurotransmiter serotonin dan norepinefrin. Contoh antidepresan trisiklik yang digunakan untuk perawatan herpes zoster adalah Amitriptyline, Nortriptyline, Nortriptyline, dan Nortriptyline. Untuk mengontrol sakit neuropatik, digunakan antikonvulsan seperti Phenytoin, carbamazepine, dan gabapentin.[8]
Untuk mencegah herper zoster, salah satu cara yang dapat ditempuh adalah pemberian vaksinasi.[9] Vaksin berfungsi untuk meningkatkan respon spesifik limfosit sitotoksik terhadap virus tersebut pada pasien seropositif usia lanjut.[9] Vaksin herpes zoster dapat berupa virus herpes zoster yang telah dilemahkan atau komponen selular virus tersebut yang berperan sebagai antigen.[7] Penggunaan virus yang telah dilemahkan telah terbukti dapat mencegah atau mengurangi risiko terkena penyakit tersebut pada pasien yang rentan, yaitu orang lanjut usia dan penderita imunokompeten, serta imunosupresi.[7][10]
Di Amerika Serikat, vaksin ini dianjurkan (bukan diharuskan) dan dipatuhi oleh 90 persen rakyat Amerika Serikat. Dan berhasil menurunkan angka kejadian, perawatan di rumah sakit, bahkan kematian. Vaksinasi pada orang sehat bertahan untuk 10 tahun dan jika sampai terkena, maka penyakitnya ringan saja.[11] Di tahun 2007, the Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP) merekomendasikan vaksinasi kedua sebelum usia masuk sekolah untuk lebih meningkatkan kekebalan terhadap cacar air.[12]
Vaksin cacar air biasa sudah dapat mengurangi kekambuhan dan gejala Herpes Zoster, tetapi pada tahun 2006, FDA (BPOMnya Amerika Serikat) telah menyetujui penggunaan Zostavax untuk mencegah terjadinya lepuh. Zostavax sebenarnya adalah konsentrat vaksin cacar air biasa dan lebih ditujukan kepada manula yang kekebalannya telah menurun. Zostavax berhasil mengurangi lepuh hingga 50 persen.[13]

Campak

Campak adalah infeksi yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini akan memunculkan ruam di seluruh tubuh dan sangat menular. Campak bisa sangat mengganggu dan mengarah pada komplikasi yang lebih serius. Gejala campak mulai muncul sekitar satu hingga dua minggu setelah virus masuk ke dalam tubuh. Gejala campak yang biasanya muncul adalah:
  • Mata merah.
  • Mata menjadi sensitif terhadap cahaya.
  • Gejala menyerupai pilek seperti radang tenggorokan, hidung beringus atau tersumbat.
  • Mengalami demam.
  • Bercak putih keabu-abuan pada mulut dan tenggorokan.
Campak-Alodokter
Bercak atau ruam berwarna merah-kecokelatan akan muncul di kulit setelah beberapa hari kemudian. Urutan kemunculan bercak ini dari belakang telinga, sekitar kepala,  kemudian ke leher. Pada akhirnya ruam akan menyebar ke seluruh tubuh.
Sebaiknya Anda segera menghubungi dokter, klinik, atau rumah sakit terdekat jika mencurigai anak Anda menderita campak. Diagnosis campak bisa dilakukan dengan melihat gejala-gejala yang muncul. Tapi untuk memastikan diagnosis campak, sampel air liur diambil untuk tes.
Penyakit ini disebut juga rubeola atau campak merah. Telah tersedia vaksin untuk mencegah penyakit ini. Vaksin untuk campak termasuk dalam bagian dari vaksin MMR (campak, gondongan, campak Jerman).

Penderita Campak di Indonesia

Program imunisasi campak di Indonesia dimulai tahun 1982. Menurut Riskesdas tahun 2010, anak-anak Indonesia berusia 1-2 tahun yang mendapat imunisasi campak mencapai rata-rata 74,4 persen. Sedangkan, capaian imunisasi campak di Indonesia hingga bulan Desember tahun 2013 adalah sebesar 90,82%. Meski capaian imunisasi campak di Indonesia telah mencakupi 90%, WHO melaporkan terdapat sekitar 6,300 kasus campak di Indonesia pada tahun 2013.

Penyebaran Virus Campak

Bagi penderita campak, virus campak ada di dalam percikan cairan yang dikeluarkan saat mereka bersin dan batuk. Virus campak akan menulari siapa pun yang menghirup percikan cairan ini.
Virus campak bisa bertahan di permukaan selama beberapa jam, akibatnya, virus ini bisa bertahan menempel pada benda-benda. Saat kita menyentuh benda yang sudah terkena percikan virus campak, lalu menempelkan tangan ke hidung atau mulut, kita bisa ikut terinfeksi.
Campak lebih sering menimpa anak-anak berusia di bawah lima tahun. Tapi pada dasarnya semua orang bisa terinfeksi virus ini, terutama yang belum pernah terkena campak atau yang belum mendapat vaksinasi campak.

Pengobatan Penyakit Campak

Sistem kekebalan tubuh manusia secara alami akan melawan infeksi virus ini, tapi jika komplikasi terjadi atau infeksi campak menjadi sangat parah, mungkin diperlukan perawatan dan pengobatan campak di rumah sakit. Untuk mempercepat proses pemulihan, terdapat beberapa hal yang bisa membantu:
  • Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi.
  • Banyak istirahat dan hindari sinar matahari selama mata masi sensitif terhadap cahaya.
  • Minum obat penurun demam, dan obat pereda sakit serta nyeri. Tapi jauhkan aspirin jika anak Anda di bawah usia 16 tahun.

Komplikasi yang Muncul Akibat Campak

Komplikasi dari campak bisa sangat berbahaya. Meski jumlah penderita komplikasi campak cukup sedikit, penyakit ini harus tetap diwaspadai. Contoh komplikasi akibat campak adalah radang pada telinga, bronkitis, infeksi paru-paru (pneumonia) dan infeksi otak (ensefalitis). Kelompok orang yang berisiko mengalami komplikasi adalah:
  • Bayi di bawah usia satu tahun.
  • Anak-anak dengan kondisi kesehatan buruk.
  • Orang dengan penyakit kronis.
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Pencegahan Terhadap Campak

Vaksinasi MMR adalah vaksin gabungan untuk campak, gondongan, dan campak Jerman. Vaksinasi MMR diberikan dua kali. Pertama diberikan ketika anak berusia 15 bulan dan dosis vaksin MMR berikutnya diberikan saat mereka berusia 5-6 tahun atau sebelum memasuki masa sekolah dasar. Vaksin memiliki fungsi yang cukup penting dalammencegah campak.
Kemunculan gejala awal dari campak terjadi sekitar satu hingga dua minggu setelah tertular virus. Gejala ini akan menghilang kurang lebih dua minggu setelahnya. Berikut ini adalah gejala awal yang akan dialami oleh penderita campak:
  • Mata merah dan sensitif terhadap cahaya.
  • Gejala menyerupai pilek seperti sakit tenggorokanbatuk kering dan hidung beringus.
  • Lemas dan letih.
  • Demam tinggi.
  • Sakit dan nyeri.
  • Tidak bersemangat dan kehilangan selera makan.
  • Diare atau/dan muntah-muntah.
  • Bercak kecil berwarna putih keabu-abuan di mulut dan tenggorokan.
Ruam campak muncul paling lambat empat hari setelah gejala pertama dan bertahan sekitar tujuh hari. Awalnya akan muncul dari belakang telinga, kemudian menyebar ke kepala dan leher, hingga akhirnya ke seluruh tubuh. Awalnya, bercak berukuran kecil, tapi akan membesar dengan cepat sebelum akhirnya bercak-bercak itu menyatu.
Sebaiknya Anda segera menghubungi dokter, klinik, atau rumah sakit terdekat jika mencurigai anak Anda menderita campak. Diagnosis campak bisa dilakukan dengan melihat kombinasi gejala-gejala yang muncul dan melalui tes sampel air liur.
Sistem kekebalan tubuh manusia secara alami akan melawan infeksi virus campak. Tidak obat khusus untuk menangani campak. Kondisi penderita biasanya akan membaik tanpa perawatan khusus dalam waktu satu hingga dua minggu.
Sebelum sistem kekebalan tubuh melawan infeksi virus, kondisi tubuh pada awalnya bisa tidak nyaman akibat gejala campak yang dialami. Terdapat beberapa cara yang bisa membantu kekebalan tubuh dalam melawan virus campak:
Meningkatkan Asupan Cairan
Berikan banyak air minum pada anak untuk menghindari dehidrasi. Konsumsi air juga bisa melegakan tenggorokan yang gatal akibat batuk. Ingatlah bahwa ketika tubuh sedang demam, kebutuhan akan cairan pun meningkat.

Mengendalikan Demam dan Mengurangi Rasa Sakit

Tanyakan kepada dokter untuk mengetahui obat-obatan mana yang lebih tepat sesuai dosis dan aturan pakainya. Umumnya bagi orang dewasa yang mengalami demam dan rasa sakit, bisa diberikan parasetamol atau ibuprofen. Anda bisa memberikan parasetamol dalam bentuk cair untuk anak Anda.

Mengatasi Sakit Mata yang Terjadi

Gunakan kain katun yang direndam air untuk membersihkan kotoran matasemasa infeksi campak. Mata penderita campak akan menjadi lebih sensitif terhadap cahaya. Untuk mengatasi ini, tutup jendela dengan tirai atau mengganti lampu yang lebih redup saat malam hari.

Mengobati Gejala Lain     

Ada kemungkin akan muncul gejala yang mirip seperti pilek seperti hidung berair ataubatuk. Anda bisa mengonsumsi minuman hangat untuk meredakan gejala ini. Selain itu, Anda bisa melakukan terapi menghirup uap.
Untuk anak kecil, Anda bisa memandikannya dengan air hangat. Minuman hangat mengandung jeruk limun dan madu bisa diberikan pada anak kecil. Perlu diingat, untuk anak kecil di bawah satu tahun sebaiknya tidak diberikan madu.

Mewaspadai Kemunculan Penyakit Serius

Waspadailah akan terjadinya komplikasi yang mungkin muncul ketika tubuh sedang berperang melawan infeksi ini. Tanda-tanda munculnya kondisi yang lebih serius adalah:
  • Susah dibangunkan atau kesadaran yang menurun
  • Gejala dehidrasi seperti mulut yang kering dan kurangnya frekuensi buang air kecil
  • Batuk darah
  • Kejang-kejang
  • Kebingungan
  • Sesak napas
  • Sakit pada bagian dada, terutama saat bernapas
Hubungi atau datang langsung ke rumah sakit terdekat jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala-gejala seperti di atas.

Eksim

Salah sat penyakit yang disebabkan infeksi jamur adalah penyakit kulit eksim. Penyakit kulit eksim merupakan penyakit kulit yang termasuk alergi turunan. Penyakit ini sering menjangkit didaerah tropis dan lembab. Makanan dan lingkungan yang kotor bisa menjadi pemicu timbulnya penyakit eksim. Kulit yang terkena eksim akan terasa sangat gatal dan bisa menjadi luka. Mnyak kelapa bisa digunakan untuk mengobati eksim dengan cara mengoleskan pada bagian yang sakit secara teratur. Rasa gatal kan menghilang dan luka bekas garukan akan mongering. Eksim timbul karena kulit alergi terhadap zat-zat tertentu, seperti kosmetik, perhiasan. Iritasi, deterjen, sabun, atau bahan-bahan yang mengandung zat kimia lainnya. Alergi terhadap suatu makanan tertentu misalnya ikan laut, susu, dan minuman beralkohol juga dapat mengakibatkan penyakit eksim. Begitu juga dengan rangsangan suhu yang ekstrem dan stress.
Gejala dan tanda-tanda penyakit kulit eksim adalah :
  1. Terasa gatal dan panas pada kulit yang terkena, terutama malam hari.
  2. Pada eksim basah, kulit tampak melepuh merah, bengkak, basah, dan timbul bintil-bintil yang mengandung air atau nanah.
  3. Pada eksim kering, tampak kulit bersisik keras, mengeropeng, dan kemerah-merahan.
Perawatan pada penyakit kulit eksim adalah :
  1. Jangan menggaruk eksim karena dapat mengakibatkan infeksi
  2. Hindari bahan-bahan, makanan atua hal-hal yang dapat menyebabkan alergi
  3. Hindari penggunaan sabun papda daerah yang terkena eksim dan ushakan tidak sering terkena air. Jika mandi gunakan air hangat-hangat kuku.
  4. Pakai pakaian yang bersih, menyerap keringat dan tidak ketat.
Penyakit kulit eksim juga bisa disebabkan oleh apa yang masuk melalui indra penciuman, misalnya asap rokok,bubuk sabun cuci, rambut halus binatang, atau debu pada tempat duduk yang terbuat dari rajutan wol atauu jerami. Ada sejumlah makanan yang bisa menyebabkann penyakit kulit eksim seperti susu, keju, yoghurt, mentega, seafood, tomat, kacang gandung, ragi, garam, gula buatan, dan zat pewarna. Namun, sebagian orang juga memiliki alergi terhadap jenis makanan lain.
Para penderita eksim biasanya kekurangan essential fatty acids, yang menyebabkan menurunnya sitesis zat antiradang yang bernama prostaglandin. Oleh karena itu, tingkatkan konsumsi makanan alami yang mengandung asam lemak yang baik. Namun, jika Anda alergi terhadap makanan-makanan tersebut,konsumsilah dalam bentuk suplemen. Mengobati eksi dengan ramuan alami untuk mengobati eksim terdiri atas umbi temu lawak sebesar telur, segenggam asam jawa, 2 gelas air bersih, dan gula merah secukupnya. Semua bahan direbus dalam satu wada sampai tersisa setengah gelas. Minum ramuan ini hangat-hangat kuku, dua kali seminggu hingga eksim mongering.
Atau dapat dilakukan juga dengan ramuan alami dibawah inin:
Bahan : daun lidah buaya secukupnya, kupas, haluskan bagian dalamnya, bubuk sambiloto secukupnya.
Pemakaian : campurkan daun lidah uaya bubuk sambiloto, aduk rata hingga menjadi adonan yang agak kental. Oleskan pada bagian kulit yang terkena eksim.
Penyakit eksim ada eksim alergis dan eksim kontak. Kedua bentuk eksim ini paling sering terjadi tetapi penyebabnya seringkali tiddak diketahui, selainnya berkaitan dengan keturunan dan resam tubuh. Masa serangan eksim diselingi dengan masa sembuh pada umumnya berlangsung seumur hidup.
  1. Eksim alergis (alergi makanan). Ada orang yang mendadak menderita eksim atau ruam atau kaligata dan gatal-gatal setelah makan sesuatu, misalnya udang, kerang, tomat, atau buah arbei. Penyebab reaksi alergi adalah kepekaan berlebihan (hipersensitif) terhadap makanan tersebut. Makanan yang dapat memperprah eksim, terutama pada anak-anak dibawah usia 6 tahun, adalah antara lain telur dan susu.
  2. Eksim kontak adalah jenis eksim lain yang disebabkan oleh alergi terhadap suatu unsure dan terjadi beberapa waktu setelah bersentuhan dengannya. Terkenal sebagai allergen adalah perhiasan (anting-anting, gelang, rantai) dari nekel dan krom. Kebanyakan eksim timbul pada tangan yang biasanya berhubungan dengan pekerjaan penderita, misalnya pemangkas rambut yang seringkali dihinggapi alergi kontak oleh cairan keriting rambut atau cairan pewarna.
  3. Eksim popok pada bayi, berciri kulit menjadi merah dan beruntusan yang disebabkan oleh rangsangan dari air seni (amniak) atau kontak terlalu lama dengan tinja (enzim lipase). Adakalanya berserpih  dan diiringi gatal-gatal hebat. Pada eksim yang menahun permukaan kulit menjadi kasar.